aNJDzqMa0Kj3po49qxTqapPaQ1OOt1CMotfJqXkz
Bookmark

Rahasia Hari Jumat yang Jarang Diketahui

Ilustrasi umat Islam melaksanakan salat berjamaah di masjid megah pada hari Jumat, mencerminkan keistimewaan hari Jumat dalam Islam.

H ari Jumat bukanlah hari biasa dalam Islam. Ia disebut sebagai “Sayyidul Ayyam”, yakni penghulu segala hari. 

Dalam sehari semalam yang berjumlah tujuh, hanya hari Jumat yang diberikan berbagai keistimewaan luar biasa oleh Allah ﷻ. 

Namun sayangnya, tidak sedikit umat Islam yang masih lalai, atau bahkan belum mengetahui apa saja rahasia hari Jumat ini.

Jika Anda ingin tahu mengapa hari Jumat begitu spesial dan apa saja amalan yang disunnahkan untuk dilakukan, maka artikel ini sangat penting untuk Anda baca sampai selesai. 

Bisa jadi, hari Jumat ini adalah Jumat terakhir dalam hidup kita. 

Maka mari manfaatkan kesempatan ini sebaik-baiknya.

Mengapa Hari Jumat Begitu Spesial?

Hari Jumat adalah hari yang diberkahi (يوم مبارك). 

Dalam hadis-hadis shahih dan ayat Al-Qur'an, banyak disebutkan peristiwa besar, keutamaan amal, hingga waktu mustajab yang hanya terjadi di hari ini.

Baca juga: 3 Orang dijamin mustajabah doa oleh Rasulullah

Beberapa peristiwa besar yang terjadi di hari Jumat:

  • Allah menciptakan Nabi Adam ‘alaihis salam

  • Nabi Adam dimasukkan ke surga

  • Nabi Adam diturunkan ke bumi

  • Hari kiamat akan terjadi di hari Jumat

Simak juga: Mengapa Nabi Adam Cemburu dengan umat Nabi Muhammad? 

Rasulullah ﷺ bersabda:

“Hari yang paling baik di mana matahari terbit adalah hari Jumat. Pada hari itu Nabi Adam diciptakan, dimasukkan ke surga, dan diturunkan ke bumi. Dan tidaklah kiamat terjadi kecuali di hari Jumat.”

(HR. Muslim, no. 854)

1. Hari Khusus Bagi Umat Islam

Berbeda dengan Yahudi yang menjadikan Sabtu sebagai hari ibadah dan Nasrani dengan Minggunya, umat Islam dipilih Allah untuk menjadikan Jumat sebagai hari berkumpul dalam ibadah.

Dalam hadis disebutkan:

“Allah menyesatkan orang-orang sebelum kita dari hari Jumat; orang Yahudi memilih Sabtu dan orang Nasrani memilih Minggu. Lalu Allah memberi petunjuk kepada kita (umat Muhammad) untuk hari Jumat...”

(HR. Muslim dan Ibnu Majah)

2. Jumat, Penghulu Segala Hari

Rasulullah ﷺ menyatakan:

“Hari Jumat adalah penghulu hari-hari dan hari paling agung di sisi Allah. Ia lebih agung dari Idul Fitri dan Idul Adha...”

(HR. Ahmad, no. 15548)

Kenapa lebih agung dari hari raya? 

Karena hari Jumat datang setiap pekan, dan setiap Jumat menjadi miniatur Idul Fitri bagi jiwa sebagai sebuah waktu pensucian diri dari dosa-dosa yang telah lalu.

Simak juga: Keajaiban Idul Fitri dan hadiah dari surga

3. Terdapat Waktu Mustajab untuk Berdoa

Inilah “rahasia” terbesar hari Jumat yaitu adanya satu waktu yang sangat singkat, namun apabila seorang Muslim berdoa di dalamnya, doanya pasti dikabulkan, selama ia tidak memohon sesuatu yang haram.

“Di hari Jumat terdapat satu waktu, jika seseorang Muslim memanjatkan doa dalam keadaan salat dan meminta kepada Allah, niscaya Allah akan mengabulkannya.”

(HR. Bukhari dan Muslim)

Kapan Waktu Mustajab Itu?

Para ulama berbeda pendapat, namun dua waktu yang paling kuat adalah:

  1. Antara duduknya imam hingga selesainya salat Jumat

    • Diperkuat oleh riwayat Muslim dari Abu Burdah bin Abi Musa

  2. Menjelang Maghrib, setelah Ashar hingga terbenam matahari

    • Diperkuat oleh hadis Abu Dawud dan pendapat mayoritas salaf

Oleh karena itu, mari kita  maksimalkan dua waktu ini untuk berdoa, terutama doa yang selama ini kita harapkan terkabul.

4. Dosa-Dosa Diampuni antara Dua Jumat

Rasulullah ﷺ bersabda:

“Barangsiapa mandi pada hari Jumat, bersuci semampunya, memakai minyak rambut dan wewangian, lalu pergi ke masjid, tidak memisahkan dua orang, shalat sesuai tuntunan, dan diam saat khutbah, maka akan diampuni dosanya antara Jumat itu dan Jumat berikutnya.”

(HR. Bukhari, no. 883)

Dengan catatan: dosa kecil, bukan dosa besar (yang harus disertai taubat).

Baca juga: Kenapa surga diiming-imingi bidadari? 

5. Disaksikan Oleh Para Malaikat

Setiap Jumat, malaikat berdiri di depan pintu-pintu masjid, mencatat siapa saja yang datang dan pukul berapa ia datang. 

Semakin awal ia datang, semakin besar pahalanya.

“Para malaikat duduk di pintu masjid mencatat orang-orang yang datang terlebih dahulu... Yang pertama datang seperti berkurban unta, lalu seperti sapi, lalu kambing, lalu ayam, lalu telur. Jika imam sudah keluar (untuk khutbah), mereka menutup buku catatannya dan ikut mendengarkan khutbah.”

(HR. Bukhari dan Muslim)

Baca juga: Siapakah malaikat Ruman dan apa tugasnya? 

Amalan-Amalan yang Dianjurkan di Hari Jumat

Agar kita mendapatkan keberkahan hari Jumat, berikut ini amalan sunnah yang sebaiknya dilakukan:

1. Membaca Surat Al-Kahfi

“Barang siapa membaca surat Al-Kahfi pada hari Jumat, maka Allah akan memberikan cahaya antara dua Jumat.”

(HR. Al-Hakim, Baihaqi)

Tips: Bacalah antara malam Jumat (Kamis Maghrib) hingga Jumat sore. Bisa dibagi per ayat jika sulit membaca sekaligus.

Baca juga: Misteri hari Jumat dan keistimewaannya

2. Memperbanyak Shalawat kepada Nabi ﷺ

Rasulullah saw. bersabda;

“Perbanyaklah bershalawat kepadaku pada hari Jumat, karena shalawat kalian akan disampaikan kepadaku...”

(HR. Baihaqi, sanad hasan)

Shalawat adalah bentuk cinta kepada Rasulullah dan sekaligus jalan tercepat agar doa dikabulkan.

3. Memperbanyak Doa dan Dzikir

Gunakan waktu-waktu mustajab di Jumat, terutama:

  • Saat khatib duduk di antara dua khutbah

  • Setelah ashar sampai menjelang maghrib

Simak juga: Pahami cara dan adab berdoa agar cepat makbul 

4. Mandi Jumat, Memakai Wewangian & Pakaian Terbaik

Dalam hadis, Rasulullah saw. bersabda;

“Mandi pada hari Jumat adalah wajib bagi setiap orang dewasa...”

(HR. Bukhari dan Muslim)

Walaupun sebagian ulama mengatakan sunnah muakkadah, namun mandi ini sangat dianjurkan. Tambahkan dengan:

  • Memakai pakaian bersih dan terbaik

  • Memakai minyak wangi

  • Berangkat lebih awal

5. Diam dan Fokus saat Khutbah

Dalam hadis, Rasulullah saw. mempertegas bagaimana sikap dan kelakuan kita ketika falam mesjid sedangkan khatib sedang berkhutbah. Beliau bersabda;

“Jika kamu berkata kepada temanmu, ‘Diamlah!’ saat imam sedang berkhutbah, maka kamu telah sia-sia.”

(HR. Bukhari dan Muslim)

Tidak boleh berbicara, bahkan hanya untuk menegur orang lain saat khutbah berlangsung.

Simak juga: Dahsyatnya doa Nabi Yunus dan kunci mustajabah doa

6. Shalat Sunnah Sebelum Khutbah (Tahiyyatul Masjid & Mutlak)

Sebelum imam naik mimbar, kita dianjurkan shalat sunnah 2 atau 4 rakaat. Lakukanlah dengan khusyuk dan tadabbur.

📝 Checklist Amalan Jumat (Untuk Laki-laki)

✅ Mandi sebelum pergi ke masjid
✅ Memakai pakaian terbaik & wewangian
✅ Datang lebih awal ke masjid
✅ Shalat sunnah tahiyyatul masjid
✅ Diam saat khutbah berlangsung
✅ Membaca Al-Kahfi
✅ Memperbanyak shalawat & doa

Penutup: Jangan Lewatkan Jumat, Satu Pekan Sekali Kesempatan Emas

Hari Jumat hanya datang sekali dalam seminggu. 

Kita tidak tahu apakah kita masih hidup di Jumat berikutnya. 

Maka jangan lewatkan peluang emas untuk menghapus dosa, dikabulkannya doa, dan meraih pahala besar.

Catatlah amalan yang Anda ingin kerjakan Jumat ini, dan berdoalah agar Allah memudahkan untuk mengamalkannya.

“Sesungguhnya pada hari Jumat terdapat satu waktu yang jika seorang Muslim menepatinya dan memohon kepada Allah, niscaya akan dikabulkan.”

Jangan sampai kita termasuk orang yang tahu keutamaannya tapi tak pernah mengamalkannya.


Posting Komentar

Posting Komentar